PENDAHULUAN.
Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat batuk codein, yang diantaranya indikasi, aturan pakai codein, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dan harga dari obat codein.
Batuk
merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala
suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya
lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan
tertentu yang terjadi pada saluran pernapasan, misalnya debu di reseptor batuk
(hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan
mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan
memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi,
hingga terjadilah batuk.
JENIS
BATUK
· Batuk
Berdahak
· Batuk
Kering
PENYEBAB
Penyebab Batuk dapat disebabkan oleh sejumlah faktor atau kondisi penyakit. Beberapa di antaranya termasuk: Infeksi paru-paru oleh virus atau bakteri seperti dalam kasus flu biasa. Infeksi paru-paru spesifik oleh Mycobacterium tuberculosa atau penyakit TBC yang menyebabkan batuk kronis (lama)
Faktor gaya hidup tertentu seperti merokok aktif maupun pasif juga dapat menyebabkan seseorang terkena batuk kering ataupun berdahak.
CODEIN
Kodein suatu golongan opium alam
yang banyak digunakan di Amerika Serikat. Nama lain obat satu ini adalah
methylmorphine. Dinamakan seperti itu karena kodein diperoleh dari morfin yang
melalui proses metilasi.
.
INDIKASI
Pengobatan
simtomatik dengan merangsang reseptor dalam SSP sehingga menekan refleks batuk.
MEKANISME
KERJA
Kodein
merupakan analgesik agonis opioid. Efek kodein terjadi apabila kodein berikatan
secara agonis dengan reseptor opioid di berbagai tempat di susunan saraf pusat.
Efek analgesik kodein tergantung afinitas kodein terhadap reseptor opioid
tersebut. Kodein merupakan antitusif yang bekerja pada susunan saraf pusat
dengan menekan pusat batuk.
DOSIS
- Dosis untuk obat batuk untuk dewasa 10-20 mg tiap 4-6 jam (maksimum 120 mg / hari).
- Untuk anak-anak (6-12 tahun): 5-10 mg tiap 4-6 jam (maksimum 60 mg / hari).
- Sedangkan anak-anak (2-6 tahun): 2,5-5 mg tiap 4-6 jam (maksimum 30 mg / hari).
PERHATIAN
- Codeine mempunyai potensi ketergantungan prmer. Penggunaan jangka lama dengan dosis tinggi menyebabkan toleransi yang sama dengan ketergantungan fisik dan mental.
- Codeine tidak boleh digunakan untuk anak-anak kurang dari 2 tahun. Belum ada dosis yang direkomendasikan untuk pemakaian anak sampai 2 tahun.
- Jika batuk masih tetap berlangsung lebih dari 1 minggu atau kemudian disertai demam, rash atau sakit kepala, konsultasikan ke dokter.
- Petunjuk pengobatan dan lamanya pengobatan ditentukan oleh dokter
- Simpan hati-hati, jauhkan dari jangkauan anak-anak
INTERAKSI
- Alkohol:Meningkatkan efek hipotensif dan sedasi saat opioid analgesik diberikan bersama alkohol
- Antihistamin :Efek sedasi mungkin meningkat saat analgesik opioid diberikan dengan antihistamin sedative
KONTRAINDIKASI
- Codein tidak boleh digunakan pada anak kurang dari 2 tahun karena berisiko meningkatkan depresi pernafasan.
- Karena penggunaan codeine dikontraindikasikan pada penderita dengan serangan asma akut, sedangkan batuk kronik pada anak-anak umumnya merupakan gejala awal dari asma bronkial maka codein tidak boleh digunakan untuk sedasi pada kondisi seperti ini.
- Wanita hamil atau menyusui.
- Depresi napas, penyakit paru obstruktif, serangan asma akut
EFEK
SAMPING
- Dosis terapeutik yang tinggi atau overdosis dapat berakibat pada sinkope dan penurunan tekanan darah, edema paru-paru dapat terjadi pada pasien yang sebelumnya telah ada kerusakan fungsi paru-paru
- Efek samping umumnya terjadi setelah pengurangan dosis dan biasanya dapat dihindari dengan pemberian dosis secara berhati-hati dan secara individual.
- Mual dan muntah kemungkinan akan timbul pada pemulaan pengobatan
- Pada kasus individual dapat menimbulkan kenaikan berat badan
BENTUK
SEDIAAN
- Tablet
SEDIAAN
- Codein 10 mg,
- Codein 15 mg,
- Codein 20 mg
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 1999, Masalah Narkotika,Psikotropika dan obat-obat berbahaya, 416-417, Mitra Bintibmas, Jakarta
http://www.apoteker.info.comAnonim, 1999, Masalah Narkotika,Psikotropika dan obat-obat berbahaya, 416-417, Mitra Bintibmas, Jakarta
http://www.medicatherapy.com





pernah di beri obat ini sama dokter,,,,, pas abis batuk timbul lagi dan mau ngulang gak di kasih sama pihak apotik. karna obat ini harus dengan resep dokter.
BalasHapus